dach mayan lama ndak posting tulisan di sini ….

Hari Selasa, tanggal 5 Agustus 2008 akhirnya kesampaian juga ngurus perpanjang SIM C yang sudah habis masaberlakunya sejak 23 Juli 2008. Tadinya sempat mikir untuk minta bantuan Biro jasa untuk ngurusin jadi datang kesana tinggal Poto doank… tapi berhubung dulu dach mbikin SIM sendiri dengan jalur yang resmi.. jadi sekrang memutuskan untuk mencoba sendiri perpanjang SIM-C …. Terbayang ngurus perpanjangan SIM yang ribet … tapi ternyata nggak juga …. begini ceritanya ….

1. Datang pagi-pagi sekitar jam 7.30 / jam 8 Pagi di kantor SIM (Da’an Mogot) >> soalnya kalo datang siangan dikit dach rame dan ngantri cukup panjang..

2. Jangan terpengauh bujukan/rayuan/iming-iming bantuan untuk pengurusan SIM sesampainya disana.

3. Setelah parkir Motor (bayar Rp. 1.500,-) langsung menuju pintu masuk (gedung utama) untuk membeli formulir pemeriksaan kesehatan.. oops ternyata tempatnya sudah berubah bukan digedung utama lagi melainkan di PUJASERA depan parkir motor tadi (loket formulir koq di PUJASERA?) membeli formulir untuk SIM A-C( bayar Rp. 10.000,-).

4.Test kesehatan (Mata) tempatnya di samping PUJASERA tadi (ruangan sempit) baca tulisan kecil2 dalam jarka kurang lebih 2 meter (baru beberapa huruf di baca langsung lulus asal lancar beberapa huruf… )

5. Setelah itu menuju ke Gedung Utama dengan menunjukkan surat hasil test tadi kita boleh masuk.

6. Mengikuti papan petunjuk yang ada dan tanya-tanya baru ketemu LOKET untuk pembelian formulir SIM (bayar Rp. 60.000) setelah di isi kemudian pindah ke loket sebelahnya membeli dan mengisi asuransi (bayar Rp. 15.000,-) setelah selesai baru masuk ke ruangan berikutnya.

7. Menuju Loket berikutnya (dengan tanya-tanya lagi dengan pak polisi) dan pak polisi itu bertanya “apa mau dibantu mengurusnya?” gw jawab “ndak pak terima kasih” (pake senyum biar gak di sangka teroris heheh..

8. Tiba di loket Perpanjangan SIM ada beberapa LOKET diantaranya LOKET perpanjangan SIM dan LOKET perpanjangan SIM yang sudah habis lebih dari 1 tahun (kayaknya kalo masih kurang dari 1 tahun ndak di denda). Setibanya di loket untuk perpanjangan kena biaya (bayar Rp. 50.000,-).

9. Setelah dari loket perpanjangan gw langsung menuju ruang FOTO untuk Scan sidik jari (jempol kanan dan kiri), Scan tanda tangan dan foto pastinya. formulir yang sudah selesai gw taruh di meja pak polisi yang di ruangan itu mengantri sekitar 3 orang (ama gw jadi 4). Beberapa saat menunggu datang pak polisi lainnya bawa beberapa orang langsung naruh berkasnya ke pak polisi yang tukang poto sambil di selipkan UANG Rp.10.000,-an (gak tahu berapa lembar ech orang yang di bawa tadi jadi lebih dulu dipanggil “dasar indonesia”) gw jadi kelangkah sekitar 8 orang. setelah poto dan scan-scan gw langsung nunggu di ruang tunggu depan loket pengambilan SIM.

10. sekitar 5 menit menunggu nama gw langsung di panggil dan SIM gw terima … Horray… 5 tahun lagi baru ke situ lagi ….

setelah melihat jam masih sekitar jam 9.30an waduh… cepet banget tetapi di luar parkiran motor dach banyak dan orang2 mualli mengantri untuk beli formulir ini formulir itu… (untung dateng pagi)…

jadi jumlah uang yang gw keluarin :

bayar parkir masuk : Rp 1.500,-

formulir kesehatan: Rp. 10.000,-

formulir SIM : Rp. 60.000,-

Asuransi : Rp. 15.000,-

Formulir perpanjangan : Rp. 50.000,-

Minum Soda Gebira di PUJASERA : Rp. 8.000,-

Bayar parkir keluar : Rp. 2.000,-

————————————–

TOTAL >>>>>> Rp.  146.500,-

Lebih murah dibandingakan dengan biro Jasa yang mintanya Rp. 220.000,- so nggak ada salahnya ngurus semuanya sendiri biar tahu alur prosesnya lagi pula bir pake biro jasa loe juga harus dateng untuk foto, scan sidik jari dan tanda tangan toh….